Minggu, 25 November 2012

Apakah masih ada hari esok?

Kala itu, aku termenung dan mencari-cari beberapa kontes yang dapat ku lakukan untuk membantuku dalam mengasah kemampuanku. Banyak waktu yang kubuang untuk termenung didepan komputer. Entah sampai kapan aku harus begini, memulai semua tanpa ada arah yang jelas. Bingung harus memulai dan mendahulukan yang mana. Hanyalah perasaan dan pikiran yang membuatku terhenti untuk bergerak dan maju. Namun, aku menemukan sebuah artikel di salah satu situs yang menceritakan tentang kisah Iblis yang kebingungan mencari cara supaya di neraka sana bertambah banyak orang yang melakukan dosa. Ia ingin semua manusia terjerumus ke dalam dunianya. Caranya dengan menyebarkan kata, "masih ada hari esok" dan manusia akan berpikir bahwa segala sesuatunya akan ada hari esok dan untuk berbuat dosa sah-sah saja, karena masih ada hari esok untuk pengampunan yang diatas. 

Pemikiran tersebut membuatku untuk berpikir sejenak dan merenungkan betapa besarnya dosaku sebagai manusia di dunia ini. Membuang-buang waktu dan beranggapan masih ada hari esok. Aku pun tiba-tiba saja berpikir sampai kapan aku berada di dunia ini, ketika hari esok itu berakhir. Mungkin saja aku sudah berada pada dunia yang gelap dan panas itu dan tidak mendapatkan kehidupan yang kekal bersama Tuhan. Merubah diri sendiri ternyata sangatlah tidak mudah. Penuh dengan kebimbangan akan hidup yang dijalani. Entah adakah makna dalam hidup yang kujalani selama ini?. Aku melihat seseorang berada diatas, namun karena kelengahannya ia bisa jatuh tiba-tiba dan mengalami penderitaan yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. It's nightmare!. Bisakah aku berada diatas tanpa harus jatuh dan merasakan penderitaan itu??. Pertanyaan-pertanyaan itu selalu saja berputar di kepalaku. Aku tidak tahu apa yang harus kutuju dan apa yang harus kulakukan untuk hidup ini. 

Beginilah hidup, jika kita selalu beranggapan masih ada hari esok. Yang mau dituju pun seperti tidak ada maknanya. Inilah kehidupan, penuh dengna misteri. Entah apa yang akan terjadi kedepannya. Hanya Tuhan yang tahu. 

Ada sebuah kata-kata bijak yang diberikan oleh pamanku pun bisa membangun semangat hidupku.

If you are right, then there is no need to get angry ang if you are wrong then you don;t have any right to get angry

Patience with family is love
Patience with others is respect
Patience wit6h self is confidence

Never think hard about past, it brings tears
Don;t think more about future, it brings tears
Live this moement with smile, it brings cheers

Every test in our life makes us bitter or better   

Ingin tahu situs yang aman dan menyenangkan serta mudah dalam penggunaan? Ekiosku.com pilihan kita


Di zaman era teknologi ini, untuk tempat berbelanja dan berjualan online pun, sudah sering kita temui ataupun merasakannya sendiri. Banyak situs yang menawarkan produk-produk maupun jasa untuk melakukan transaksi dengan online.  Kemudahan dan fleksibelitas waktu pun dapat dirasakan pihak penjual dan pembeli.  Namun kadang kala kita pun, dihampiri rasa takut ketika kita ingin memulai transaksi dengan online. Entah itu, takut akan produk yang tiba ditujuan kita tidak sesuai dengan yang diharapkan, ataupun penipuan online yang sekarang ini banyak terjadi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan menyalahgunakan kesempatan yang ada untuk mengeruk uang sebanyak-banyaknya.  

Ingin tahu situs yang aman dan menyenangkan serta mudah dalam penggunaannya? Hanya dengan menggunakan EKIOSKU.COM JUAL BELI ONLINE AMAN DAN MENYENANGKAN,  kamu bisa mempunyai kiosmu sendiri ataupun berbelanja dengan mudah dan cepat. Bagi yang masih pemula dan belum pernah berjualan maupun berbelanja online, pastinya ada perasaan takut untuk memulainya. Nah, ada beberapa tips yang bisa menjadi referensi anda untuk JUAL BELI ONLINE AMAN DAN MENYENANGKAN seperti di http://ekiosku.com

Cara cerdas berbelanja Online

1. Perhatikan testimoni
Website atau akun jejaring sosial milik toko online biasanya memberikan tempat untuk para customer-nya memberikan testimoni tentang pengalaman mereka selama berbelanja. Anda bisa menilai apakah toko online tersebut terpercaya atau tidak berdasarkan testimoni yang ada. 


2. Mintalah rekomendasi teman
Peran teman sebagai konsultan belanja Anda suka tak suka memberi pengaruh besar terhadap perilaku belanja Anda, baik online maupun tidak. Dalam urusan belanja online, mintalah pendapat teman untuk memilih barang yang akan dibeli. “Kalau bisa berbelanjalah di toko online yang direkomendasikan teman. Jangan sekali-kali berbelanja dari toko online yang tidak ada rekomendasi dari teman yang Anda percaya,” saran artis cantik, Sesi Idris pada acara Grand Launching Zalora Indonesia, bertempat di Prive, fX Lifestyle X'enter, Jakarta, Rabu (12/9/2012) lalu.

3. Pilih yang satu kota 
Aspek proximity atau kedekatan bisa menjadi salah satu keuntungan tersendiri. Selain barang akan lebih cepat sampai, domisili toko online yang dekat dengan Anda juga memudahkan untuk memastikan toko online atau pemiliknya benar di alamat yang tercantum. Selain itu, jika ada kesalahan atau ketidakpuasan setelah barang diterima, Anda akan lebih mudah mengajukan keluhan dan mencari pihak yang bertanggungjawab.

4. Gunakan sistem pembayaran COD
COD atau Cash On Delivery merupakan system pembayaran yang baru dilakukan bersamaan dengan sampainya barang ke tangan Anda. Biasanya Anda diminta untuk bertemu di sebuah tempat atau bertemu langsung dengan si penjual. Keuntungan dari sistem pembayaran ini adalah, Anda bisa memeriksa barang yang dipesan terlebih dahulu. Sesuai tidak dengan keterangan yang tertera di website. Jika tidak sesuai, Anda bisa langsung mengembalikan atau bernegosiasi untuk menukar barang. 

5. Selalu teliti sebelum membeli
“Ada beberapa produk yang sebaiknya tidak dibeli secara online, misalnya kosmetik yang harus dicoba langsung di kulit kita. Saran saya, kalau sudah yakin benar- benar cocok, barulah kita bisa memutuskan untuk membeli secaraonline” tutur Adinia Wirasti, aktris pemeran Carmen dalam film AADC (Ada Apa Dengan Cinta)  saat acara Peluncuran E-Commerce dan M-CommerceThe Body Shop di Hotel Mulia, Jakarta, pada Rabu (12/9/2012) lalu. Pastikan ketika memesan baju, celana atau sepatu misalnya, Anda memperkirakan ukuran yang pas dengan tubuh. Jangan sampai memesan barang yang ukurannya terlalu besar atau terlalu kecil. Hal ini penting karena berbelanja secara online kita tidak bisa menyentuh bahkan mencoba barang tersebut secara langsung.

Selain cara cerdas berbelanja online, akan juga dijelaskan beberapa Tips Sukses Berjualan Online. Berikut ada empat tips yang bisa Anda lakukan seperti Mark Kirschner, Vice CMO Rakuten, salah satu situs belanja online terbesar di Jepang yang dikutip dari Business Daily, Senin (4/6/2012).

1. Selalu sediakan yang terbaik
Berjualan di dunia maya itu seperti berbelanja minuman lewat mesin alias vending machine tapi berukuran super besar. Anda lihat, Anda bayar, Anda terima barang. Pihak penjual selalu berharap barang diterima konsumen tanpa cacat, dijual di harga terbaik sesuai spesifikasi. Supaya semuanya terpenuhi dengan baik ini sangatlah krusial.



Jika semuanya terpenuhi, maka Anda sudah siap untuk berjualan di dunia maya dan konsumen pun dipastikan akan mulai melirik Anda. Agar konsumen bisa setia, Anda harus menciptakan sebuah layanan yang tak terlupakan bagi konsumen.

Layanan seperti ini disebut Omotenashi oleh orang Jepang, yaitu layanan yang diberikan secara maksimal tanpa melihat bentuk barangnya, baik itu murah maupun mahal. Salah satu contohnya adalah dengan memberikan bonus, diskon, atau hadiah kecil. Loyalitas konsumen itu tidak bisa dibeli dengan uang.

2. Biarkan pembeli punya kenyamanan berbelanja sendiri


Pembeli zaman sekarang tidak bisa 'dipaksa' hanya melalui iklan. Mereka terhubung dengan baik ke berbagai sumber di dunia maya, mulai dari blog, review, tweet dan bahkan Facebook. Penjual yang baik adalah yang bisa menyediakan barang dagangannya di berbagai media tersebut.

Kecepatan juga menjadi kunci dalam berjualan online. Respon penjual harus cepat tanggap dalam menyediakan barang yang diinginkan pembeli. Jika sedikit lambat saja, si pembeli biasanya sudah menemukan barang yang diinginkan di tempat lain.

3. Berceritalah kepada pelanggan
Internet adalah media yang sangat tepat untuk bercerita. Dengan memberikan kisah serta latar belakang toko, si penjual biasanya bisa menarik hati pelanggan lebih dalam dari hanya ketimbang memberikan diskon atau bonus.
Pelanggan selalu ingin tahu lebih dalam mengenai produk yang mereka gunakan, dan ingin percaya terhadap toko yang menjualnya. Berceritalah tanpa batas, mulai dari di blog, Twitter hingga Facebook. Jangan pelit gunakan ruang, pakai foto, video dan penghias laman lainnya.


Jangan sampai Anda hanya menjadi situs jual-beli yang kaku tanpa keinginan untuk menjadi teman dari pelanggan Anda.

4. Dekati teman Anda, tapi lebih dekati lagi musuh Anda
Jual-beli online semakin hari semakin marak. Inovasi-inovasi baru diciptakan banyak orang untuk menjaring pelanggan. Jangan tinggal diam, perhatikan juga apa yang dilakukan oleh kompetitor Anda.


Amati perkembangan mereka dan cari langkah untuk bisa mengungguli mereka. Cari tahu bagaimana mereka memperlakukan pelanggan, melakukan promosi, sampai jenis barang yang dijual di situsnya.

Anda juga bisa memonitor perkembangan kompetitor melalui blog, Twitter hingga Facebook tadi. Jangan hanya fokus kepada 'musuh' saja, Anda juga harus pantau perkembangan pelanggan dengan lebih baik lagi.


Sumber :

Daihatsu Cerita Sahabat

Kehidupan itu tak pernah berjalan mulus. Kadang senang, kadang pula susah pun juga dirasakan. Hal itulah yang aku alami saat menjelang di tanggal 24 November lalu. Banyak hal yang harus aku tangani bahkan harus kuselesaikan hari itu juga. Terkadang aku berpikir, haruskah aku berhenti melangkah dan membuang semua satu persatu dan fokus pada satu hal. Tetapi karena sahabatku berada disampingku dan menyupportku dengan apapun yang aku lakukan. Aku pun jadi siap, walaupun saat itu aku kepusingan menghadapi semuanya dan tertekan dengan semuanya. Untuk latihan saat kontes Daihatsu kemarin, aku tidak sempat. Aku harus bekerja membantu ayahku ditoko, belajar untuk ujian international, mengurusi klien dengan pekerjaan freelanceku, maupun berusaha untuk membereskan rumah. Aku tidak tahu yang mana yang harus kupilih.

Saat-saat yang paling aku sedihkan adalah membuat performance di saat kontes Daihatsu menjadi kacau. Aku menyanyi jingle Daihatsu dengan salah lirik karena waktunya pun bertepatan dengan ujianku. Aku pusing menghadapinya. Aku ingin berusaha yang terbaik untuk sahabat-sahabatku disana, menampilkan pertunjukan yang seperti yang kami lakukan bersama. Namun apa mau dikata, ada saja rintangan yang menghadang, padahal sudah kami usahakan bersama-sama sebaik mungkin. Misalnya saja seperti, waktu yang ditentukan bertepatan dengan ujianku, jam karet saat audisi kontes berlangsung, alat instrumen nada gitar yang copot, pokoknya banyak hal yang menghadang disaat itu.

Ingin sekali aku ceritakan kepada dunia tentang sahabatku dan menyanyi bersama untuk sahabat-sahabatku tetapi aku membuat suatu kebodohan dengan kejadian saat itu. Tidak berusaha semaksimal mungkin, padahal aku ingin sekali jalan-jalan bersama mereka dengan memenangkan pertandingan dari Daihatsu. Kami selalu tidak memiliki waktu untuk bersama saat-saat ini. Kami sibuk dengan kehidupan kami masing-masing. Rasanya ingin berlibur bersama dengan mereka. Tapi kesulitan ekonomi membuat kami harus berusaha mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya.

Dengan kegagalan ini, membuatku semakin melihat kedepan bahwa kehidupan yang akan aku hadapi, justru tidak akan semudah seperti sebelumnya. Persaingan yang ketat akan terjadi suatu hari nanti ketika aku mulai terjun ke dunia luar. Aku pun sudah merelakan semuanya dan berusaha untuk menjadi yang terbaik walaupun kegagalan selalu saja bertubi-tubi kuhadapi..

Awal pertemuan dengan sahabat-sahabat merupakan kejadian yang tidak pernah kubayangkan sebelumnya. Dimulai dari SMP, aku bertemu dengan Listiyani. Dia adalah anak yang pendiam dan bisa kubilang ia adalah seorang gadis yang super cuek. Saat SMP aku selalu di bully oleh teman-teman sekitarku. Namun, ia adalah sahabat pertama kaliku yang tidak membully ataupun mengejekku seperti teman-teman yang lain. Ia selalu menjadi teman yang menenangkanku ketikaku berada pada masalah. Ia tidak pernah bertanya sesuatu yang tidak seharusnya ditanyakan oleh orang lain seperti hal yang sebenarnya tidak penting. Ia selalu membiarkanku untuk tetap tegar dan menjadi teman yang mau mendengarkan segala ceritaku, walaupun kadang kala ia bukan orang yang peka terhadap segala situasi. Namun sekarang, ia menjadi pribadi yang ceria dan mudah bergaul dengan orang lain dan mengalami banyak perubahan yang positif.

Sahabatku satu lagi, namanya Lily. Ia adalah anak yang pintar, berpikir dewasa walaupun kadang kala manja, maybe masa pubernya muncul kali yaa hahah... bisa dibilang sifat kegokilannya adalah sensitif dan egois. (Waduh saya malah ingat kejelekkannya hehhe...). Namun, ia telah berubah banyak dan saya berikan jempol dengan sifatnya yang mau belajar untuk merubah sesuatu. Kami menjadi dekat ketika kami satu sekolah di SMA. Hmn.. awal pertemanan dengannya cukup unik. Karena saya tidak pernah menyangka sebelumnya bisa menjadi sahabatnya. Karena ia adalah anak yang aktif pada masa SMP dulu. Kami hanya bertemu sesekali pada masa SMP dan tidak terlalu sering bersosialisasi. Yang mengenalnya lebih dalam adalh Listi karena mereka sudah berteman dari masa SD sampai sekarang...WOW!! Fantastic Baby ....LOL.....

Dulunya ia adalah anak yang bisa dibilang populer dan aktif. Auranya kadang kala begitu sangat jelek. Saya pun dengan Listi sampai melakukan penyelidikan hahahha....Kalau dipikir-pikir saat itu juga, ternyata kami bertiga berjodoh untuk menjadi sahabat, karena tiap kali kehidupan kami tidak akan jauh-jauh dari kehidupan yang selalu dipertemukan bersama. Yang saya salut darinya adalah ketika ada masalah ia langsung menanyakannya dan meminta maap dan berusaha untuk menyelesaikannya.

Yang pasti saya bersyukur berteman dengan mereka. Karena dengan sifat yang berbeda-beda satu sama lain dapat membuat kita menjadi satu dan bersama. Kami menyebut diri kami adalah geng individual yang disebut "GENKI" alias GENK KIKIR hahaha jadi malu kalau dipikir-pikir...Karena kami selalu mencari hal-hal yang serba murah dan diskon. Hal itu terjadi, yang pasti karena masa-masa sulit dan terbatasnya keuangan kami masing-masing. Masa-masa suka dan duka sudah kami lalui bersama. Mulai dari pertengkaran sampai akhirnya kami dipertemukan kembali untuk menjadi satu. Yang jelas. Aku sangat senang menjadi bagian dari persahabatan mereka.

Sebenarnya ada satu sahabat lagi yang aku rasa kami melalui waktu kami bersama-sama selalu di waktu SMA. Ia anak yang baik namun tertutup. Friendly terhadap teman dan mampu bergaul. Orangnya kadang kala aku merasa dekat dengannya, kadang kala aku merasa jauh padanya. Aku mengenalnya ketika aku SMA. Namanya adalah Stella. Untuk dibilang mengenalnya, aku rasa tidak sepenuhnya. Karena ia tidak terlalu mau cerita padaku. Entahlah sebenarnya persahabatan ini adalah palsu baginya atau bagiku. Kami tidak mengenal lagi satu sama lain setelah masa-masa kuliah. Ia berubah banyak dan bisa dibilang maybe ia malu memiliki sahabat seperti diriku. Apakah karena aku kuliah malam atau teman yang tidak menyenangkan?. Kadang aku ingin menanyakannya, namun ketika aku mulai mengarah pada pertanyaan itu, ia bilang diriku yang tidak jelas. Ia berusaha untuk menyembunyikannya. Yang paling jelas adalah menghindari permasalahan itu seperti tidak ada masalah sama sekali. Ia sudah memiliki sahabatnya sendiri dan aku seperti angin lalu. Ia lebih percaya pada temannya sekarang yang menjadi musuh dalam selimut daripada aku. Entahlah, hidup akan kami jalani masing-masing dan kami tidak akan pernah tahu kedepannya akan seperti apa nanti. Yang jelas aku tetap bersyukur menjadi temannya walaupun hanya angin lalu baginya.

Sahabatku sekarang bertambah satu lagi. Namanya Veny. Ia adalah orang yang lembut dan kadang kala keras dengna pemikirannya, kalau bisa dibilang kejadian-kejadian yang ia alami pun juga bertubi-tubi, sama seperti diriku. Namun ia lebih tangguh dan maybe bisa menghadapi dan melaluinya. Ia juga bisa dibilang dewasa. Namun aku belum sepenuhnya mengenalnya, karena aku baru berteman dengannya ketika Lily dan Listi sekelas dengannya. Yang aku lihat ia adalah anak yang baik hati dan berhati mulia. Siap sedia membantu sahabatnya dengan tulus. Kadang kala aku merasa ia bisa saja dimanfaatkan oleh orang lain.  Tetapi untungnya ada Listi dan Lily yang menuntunnya.

Ternyata ada satu lagi neh, di kampus aku ada sahabat baru. Namanya Anisha. Ia adalah anak yang lucu dan bisa dibilang kami pun cocok satu sama lain dalam berbicara banyak hal. Masa-masa pertemanan pun cukup lucu. Persahabatan kami seperti persahabatan curcol alias persahabatan curhat-curhatan. Untuk masa-masa persahabatan ini masih berlanjut dan belum ku ketahui kedepannya seperti apa. Yang jelas aku happy bersahabat dengannya.




Rabu, 21 November 2012

Apakah hidup harus dimulai dari kesedihan?

Inilah kehidupan, kadang ada kalanya pasang surut. Sedih dan senang bercampur menjadi satu. Entah sampai kapan aku harus menghadapi ini semua. Apakah Tuhan ingin mengujiku seberapa besar cintaku padaNya atau aku harus mengutarakan perasaan cintaku hanya melalui sebuah cobaan-cobaan yang ia tunjukkan kepadaKu. Apakah ini kenyataan sesungguhnya bahwa ketika ingin mencapai suatu kebahagiaan itu haruslah dimulai dari kesedihan. Kesedihan yang dialami pun bagaikan saling menyerang satu per satu. Pikiran pun dihantui oleh rasa takut untuk menghadapi itu semua. Entah apakah harusku mulai semuanya dan merasakannya, barulah merasakan makna kehidupan yang penuh keceriaan.

Tak ada sesuatu yang dapat ku banggakan dari diriku. Aku selalu salah dan salah. Apakah aku bisa membuat suatu kesalahan itu menjadi suatu kesempurnaan yang tak terbanding nilainya. Sebuah moment-monent yang dihadapi pun bisa menjadi suatu pengalaman yang membahagiakan untuk tahu bagaimana rasa sakit, sedih, dan senang.

Haruskah ku takut sebelum mencoba?? Bisakah aku melewati semua dengan senyuman?! Rasanya aku ingin berlindung di dekat bundaku. Dengan pelukan hangatnya dapat meredakan segala pikiran yang menghadang langkahku. Tapi apakah ada seorang ibu yang sebaik itu, mau memberikan kasihnya yang hangat dan menghapus air mataku dan berkata janganlah bersedih, karena kebahagiaan itu menantikan hidupmu yang penuh keceriaan. Seorang bunda yang baik hati itu, hanya ada di surga sana. Entah sampai kapan akhirnya aku dapat menggapai tangan seorang ibu yang lembut dan mau mengobati segala luka dihatiku. Rasanya mau berpulang ke rumah Tuhan, tapi aku tidak memiliki kunci rumahNya mapun pantas berada disampingnya walaupun hanya sebentar. Aku tak punya apa-apa. Aku hanya memiliki sebuah kesalahan-kesalahan yang selalu kubagi untukNya. Apakah aku bisa merubahnya menjadi sesuatu yang dapat dibanggakan oleh diriNya? Bisakah aku merasakan kehangatan cinta dariNya. Bagaimana caranya supaya aku terasa dekat denganNya ?? Jika aku bisa bertemu dengannya dan aku menjadi seorang hamba yang hanya membasuh kakiNya ataupun menjadi pembantuNya pun aku mau, dan aku berharap aku bisa hidup dalam tanggung jawabku pada pekerjaan itu supaya aku dapat bersamaNya untuk mendapatkan segenggam kebahagiaan yang tak ternilai harganya.

Aku ingin berteriak keras dan mengeluarkan rasa sedih ini. Aku ingin jalan-jalan ke sebuah bukit dan berteriak untuk mengucapkan terima kasih..........AKU PASTI BAHAGIA !! AKU PASTI BISA SEGALANYAAAA.......


Senin, 19 November 2012

Ceritaku dan Sahabat bersama Daihatsu

Hari berlalu dengan cepat. Begitu pula dengan keseharian yang kualami. Saat-saat yang ditunggu pun sebentar lagi akan menghampiriku bahkan harus kuhadapi dengan penuh semangat. Kisahku bersama kedua sahabatku di panggung yang besar seperti sebuah mimpi di Daihatsu. Aku tidak pernah berpikir ini adalah sebuah ajang kompetisi, melainkan adalah sebuah panggung kami untuk mengeksplor bakat kami yang terpendam dan untuk membuat kami sebagai sahabat agar tetap kompak dan melakukan sesuatu dengan hati yang tulus hanya untuk persahabatan kami yang sudah berjalan selama 8 tahun. Mulai dari masa-masa SMP sampai jenjang perkuliahan sampai saat ini. Tak pernah ku bayangkan, kami akan tampil di hari Sahabat Daihatsu tanggal 24 November 2012 nanti di Hotel Millenium. Aku pun sangat senang bukan kepayang dan langsung memberitahu sahabat-sahabatku bahwa kita akan tampil bersama-sama dengan finalis lainnya yang sudah menunggu kami (hahaha...maap ya agak lebay sedikit)

Selain kegembiraan yang didapat, ternyata hambatan pun juga bermunculan. Pasti ada aja halangannya dan harus kuhadapi, walaupun rasanya dalam pikiranku sangat benar-benar pusing dalam membagi waktu>.<". Malah Invitation cardnya juga belum sampai dari si Pak Pos yang sudah kutunggu dari tanggal 9 November kemarin T.T

Ditanggal 24 November 2012 saat acara cerita sahabat Daihatsu berlangsung, aku pun juga harus dihadapkan untuk mengikuti ujian international dari kampusku dan waktunya juga bertepatan dengan acara tersebut. Oh My God!! Semoga semuanya berjalan dengan baik dan kami dapat melakukan performance yang sudah kami tunggu selama ini dengan baik. Entah apa yang harus aku lakukan. Apakah untuk menunjukkan bakat kami yang selalu kami salurkan melalui acara karokean bertiga di tempat favorit kami yaitu Lime Light, harus kami hilangkan kesempatan itu begitu saja T.T Aku berharap se, tetap ikut dengan sistem kebut ujian dalam waktu 1 jam. Apakah aku bisa Tuhan??!!. 

Sebenarnya aku harus yakin akan kemampuan diriku, tapi bagaimana caranya untuk bisa mengatasi segala permasalahan yang terjadi disaat kontes kami juga mulai. Aku menganggap ditanggal 24 November itu sebagai hari spesialku bersama sahabat-sahabatku. Tetapi disaat itu juga, aku harus berusaha untuk ujian internationalku. Aku jadi serba salah. Ujian itupun bayarnya juga mahal, hari spesial persahabatanku juga merupakan moment yang mahal dimana kami berkumpul bersama untuk berjuang dalam menampilkan bakat kami serta memeriahkan suasana diatas panggung untuk para juri Daihatsu.dalam rangka merayakan hari ulang tahun Daihatsu di umurnya yang ke 105tahun. Waktu kami bersama pun sudah semakin jarang, karena kesibukan dari keseharian kami masing-masing. Dari moment ini pun, menyatukan kami bersama untuk menjadi satu dan mengingatkan kami kembali akan masa-masa kami sebagai sahabat yang sudah lama tidak kami ceritakan kembali. Aku bersyukur telah mengenal mereka.   

Untuk jadi pemenang, pastilah semua mengharapkannya. Namun dibalik kemenangan itu pastinya harus ada yang dibayar, yaitu usaha dan kerja keras. Persaingan pun juga semakin ketat, karena disana ada 104 finalis yang harus kami lawan. Itulah kehidupan, penuh dengan persaingan. Yang tidak dapat bertahan akan kalah dan yang kuatlah yang akan menjadi seorang pemenang. Hmn... Rasanya ingin jalan-jalan terbang bebas dan memiliki segala impian bersama sahabat tapi kehidupan yang sulit ini masih harus dijalani sampai akhirnya cerita kesulitanku pun berakhir. Kata salah seorang sahabatku, tunggu saatnya tiba, bersabarlah, kita masih ada dibawah roda, dan suatu saat nanti kita akan berada diatas roda. Berusahalah dan bekerja keras. Perkataan itu pun selalu berputar dipikiranku. Tetapi aku selalu berbuat salah di mata family ku. Entah apakah aku mampu untuk sampai diatas roda itu bersama mereka?.

Semoga semuanya berjalan lancar dan aku jangan sampai, menyerah begitu saja dan berpkir pesimis, melainkan harus kuhadapi semua dengan senyuman untuk dapat menggenggam segala impian di hidupku. Terima kasih sahabat-sahabatku yang selalu menyemangatiku di saat suka dan duka.

Ingin rasanya aku tulis sebuah surat kecil untuk Tuhan disana...untuk membangkitkan semangatku yang hampir hilang disaat-saat seperti ini. Karena Tuhan aku ada, karena sahabatku pun juga, aku tetap bertahan. Semoga rasa putus asa ini pun hilang dan lenyap. 


Menjadi seorang pemenang sejati, bukanlah mimpi. Lawan Kegagalan itu!

Kadang kala ketika kita jatuh, kita langsung menyerah begitu saja. Untuk bangkit kembali dari keterpurukan itu pun, tidak bisa membangkitkan semangat dan memenangkan pikiran kita yang sudah diliputi oleh rasa sedih. Lalu apakah kita akan tetap berdiam diri pada situasi tersebut tanpa melakukan apa-apa?! atau kita akan berjuang untuk keluar dari kegagalan itu dengan melakukan suatu perubahan?!

Berdiam diri dan terpaku membisu bukanlah suatu solusi yang dapat menyelesaikan masalah kita. Justru hal itu hanya akan membuat kita semakin terpuruk dalam lingkungan kegagalan. Tanpa adanya usaha untuk berjuang sampai titik darah penghabisan, hal itu mustahil dapat mengubah diri kita untuk menjadi sukses maupun menjadi pemenang sejati dalam menghadapi segala kegagalan yang terjadi.

Ketika kita gagal, hendaklah jadikan sebuah kegagalan itu adalah makna kehidupan untuk berusaha tetap mejadi sebuah kekuatan yang tak ternilai. Dari pengalaman tersebut, justru mendewasakan kita untuk bertahan dalam segala cobaan dan rintangan yang menghadang. Disini ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi kegagalan tersebut : 


• Introspeksi Diri
Saat kegagalan menimpa Anda, yang pertama dirasakan adalah shock, kecewa dan tidak terima. Jangan dilawan. Biarkan perasaan-perasaan itu menyelimuti Anda. Setelah itu, beri waktu untuk memikirkan atau merunutkan apa yang sebenarnya terjadi. Carilah poin-poin penting yang menyebabkan kegagalan. Dari sinilah Anda bisa mengambil pelajaran untuk mengambil langkah selanjutnya.
• Mencari Pundak
Saat merasa gagal, Anda cenderung memendam semuanya seorang diri. Sekarang saatnya Anda mencari a shoulder to cry on. Bagilah cerita pada kawan dekat, sahabat, keluarga atau mungkin psikolog. Bercerita pada orang lain konon bisa membuat setengah beban di pundak Anda berkurang. Mintalah pendapat mereka tentang masalah yang sedang Anda hadapi dan bagaimana Anda keluar dari permasalahan tersebut.
• Tetap Semangat!
Seberapa besar kegagalan yang dialami, tetaplah bersemangat untuk menghadapi hidup. Anda bukanlah yang pertama yang pernah merasakan kegagalan. Kegagalan bisa menimpa setiap orang. Pacu semangat dengan melakukan kegiatan-kegiatan berkualitas. Anda tidak bisa menghasilkan apa-apa, jika hanya duduk-merenung, melamun-bersedih. Anda hanya perlu untuk terus berusaha lebih keras lagi.
Gagal

• Hadapi Celaan
Banyak orang yang masih tidak tahan mendapat kritik. Setiap kritikan yang datang dianggap sebagai serangan pribadi. Padahal, dari kritik merekalah Anda bisa mengoreksi kekurangan Anda. Kalau tidak ada feedback, bagaimana mungkin Anda bisa berkembang, berkreasi dan melakukan inovasi.
• Bergaul Seluasnya
Biarkan orang tahu kemampuan Anda. Jangan takut pada anggapan bahwa kesempatan hanya datang sekali. Ubahlah paradigma Anda. Bukan kesempatan yang menghampiri Anda, tapi Andalah yang seharusnya menghampiri kesempatan. Bergaul seluas-luasnya adalah satu cara untuk mendapat kesempatan kedua, ketiga dan seterusnya.
• Pasti Bisa!
Jangan buru-buru patah semangat dan kapok begitu kegagalan menghampiri Anda. “Ah…kalau akhirnya seperti ini, saya tidak mau melakukannya lagi,” Cobalah untuk berpikir positif. Anda tidak separah itu dalam kegagalan. Banyak orang hebat di luar sana tidak pernah putus asa ketika gagal. Yakinlah, peluang untuk meraih sukses masih terbuka. Bukankah ada ungkapan, bila satu pintu tertutup, maka ada 2-3 jendela lagi yang terbuka?
Beranilah untuk gagal. Mungkin Anda memang akan jatuh berkali-kali, tapi itu satu-satunya cara untuk tumbuh dewasa. Kalaupun gagal, setidaknya, itu masih merupakan hal yang lebih baik karena Anda pernah mencobanya.

Wiliam Boty mengatakan:“Yang terpenting di dunia ini bukanlah mengumpulkan keuntungan-keuntungan. Ini mudah saja. Yang penting apakah keuntungan dari kegagalan yang kita derita. Ini memerlukan kecerdasan dan disinilah letak perbedaan antara yang cerdas dan yang bodoh.

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu, ada kemudahan,

Daftar Pustaka : 
[sumber: http://www.kaskus.us/]
Pengantar Hidup Sukses


"Pengalaman Ku Bersama JNE"

Perjalananku bersama JNE masih begitu panjang. Dengan JNE, bisnis onlineku berjalan dengan mudah dan cepat sampai tujuan. Di umur JNE yang ke 22 tahun ini, tentunya makin diharapkan oleh semua pengguna JNE agar tetap mempertahankan citra dan pelayanannya sebagai jasa pengiriman terbaik yang menjadi pilihan utama semua orang.


Pengalamanku bersama dengan JNE overall, baik-baik saja bahkan pelayanannya oke banget. Justru sama jasa pengiriman lain yang tidak perlu saya sebutkan namanya, yang membuat saya kecewa. Overall dengan berteman bersama JNE, semuanya terasa mudah dan cepat dalam jual beli secara online maupun aman dan terpercaya. Petugas-petugas JNEnya pun juga ramah dan memberitahu segala informasi yang kurang saya pahami begitu pula dengan CSnya. Saya berterima kasih kepada JNE yang telah berjasa dalam membantu pekerjaan saya selama ini. JNE sukses terus yaaa!!!^........^